SINGAPARNA–Al Furqon Sport Center menjadi tempat pelantikan dua kepala madrasah di lingkungan Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon Singaparna. M. Sholihin dan M. Mabrudy masing-masing kembali memimpin madrasah tsanawiyah dan madrasah aliyah.
Perhelatan tersebut selain dihadiri oleh jajaran pimpinan pesantren, staf dan dewan guru serta pembina, tampak pula jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Tasikmalaya, Dikdasmen PNF PWM Jawa Barat dan Kab. Tasikmalaya.
Setelah pembacaan SK oleh masing-masing sekretaris Majelis Dikdasmen PNF PWM Jawa Barat dan PDM Kab. Tasikmalaya dan pembacaan pakta integritas oleh masing-masing kepala, prosesi pelantikan pun dilakukan.
Prosesi pelantikan kepala MTs dilakukan oleh H. Karom Mukarom sebagai sekretaris PD Muhammadiyah Kab. Tasikmalaya sedangkan Ketua Majelis Dikdasmen PNF melantik kepala Madrasah Aliyah.
Sambutan dari kepala terlantik diwakili oleh M. Mabrudy sebagai kepala Madrasah Aliyah yang memohon kepada warga belajar madrasah seluruhnya untuk mendukung penuh setiap program yang digulirkan.
Adapun Mudir Pesantren Al Furqon H. Uum Syarif Usman memotivasi kepala untuk melahirkan program yang unggul sesuai dengan pedoman yang berlaku. Selain itu muncul istilah Djitu yang dipaparkan oleh Ketua PDM Tasikmalaya Iwa Kurniawan dalam sambutannya. Djitu merupakan akronim dari dedikasi, jujur, inovatif, terampil, dan unggul. Harapan besar ketua PDM adalah Al Furqon dapat berkompas pada istilah di atas.
Lain lagi isi penting dari sambutan Ketua Majelis Dikdasmen PNF PWM Jawa Barat dengan 3P1N, performa, pelayanan, prestasi, dan novelty. Juga ditambah dengan semangat 3C, yaitu commitmen, consisten, dan continue sebagai bekal pimpinan dalam menjalankan amanah dan menuntaskan misinya agar madrasah yang dipimpin mencapai level unggul dalam segala hal di mana pun dan kapan pun.
Seluruh rangkaian acara ditutup oleh foto bersama hadirin bersama dengan kepala madrasah terlantik.



