Singaparna— Kemah Santri Muhammadiyah Nasional (KSMN) 2 yang diselenggarakan di Malang diikuti oleh sejumlah santriwan dan santriwati Al Furqon.
KSMN merupakan ajang yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Tujuan kegiatan ini selain untuk media fastabiqul khairat santri Muhammadiyah se-Indonesia.
Sebanyak 125 orang santri dan 13 pembina, pesantren Al-Furqon ikut serta dalam ajang dua tahunan ini. Suka cita memenuhi lapangan kompleks asrama putri pesantren Muhammadiyah Al-Furqon kala K.H. Uum Syarif Usman, mudir pesantren, secara resmi memberikan sambutan pelepasan para peserta kontingen Al-Furqon.
Dalam sambutannya mudir mengamanatkan tiga hal penting. Amanat tersebut berisi tiga bekal yang harus diindahkan para peserta saat berada di arena perkemahan Coban Rondo , Malang.
Amanat tersebut berisi agar para santri, pertama, berkenalan dengan peserta lain agar bertambah wawasan selain memperbanyak teman dan saudara. Kedua, harus ikhlas dalam mengikuti kegiatan dengan membuang perasaan negatif dan senantiasa membangun kegembiraan dan keceriaan.
Ketiga, ikuti lomba dengan penuh rasa optimis dan jangan fokus untuk jadi pemenang, yang penting isi kegiatan setiap sesi dengan kesungguhan hati. Amanat terakhir adalah jadikan pembina sebagai rujukan dan kompas bagi seluruh peserta agar kebersamaan selalu terjaga dan untuk meminimalisir hal-hal yang tak diinginkan.
Keseruan pelepasan diiringi dengan yel-yel yang digemakan peserta KSMN Al-Furqon yaitu gembira, bahagia, juara. Acara pelepasan ditutup secara resmi dengan iring-iringan tiga bis yang keluar dari gerbang Al-Furqon. Berikut lambaian bendera hijau berlambang persyarikatan Muhammadiyah oleh sang Mudir.
Kontributor: Ade Kartini


