Thursday, October 8, 2026
  • Login
Muhammadiyah Jawa Barat
  • Kabar Daerah
  • Kolom
  • Hukum Islam
  • Khutbah
  • Tokoh
  • Media
No Result
View All Result
Muhammadiyah Jawa Barat
  • Kabar Daerah
  • Kolom
  • Hukum Islam
  • Khutbah
  • Tokoh
  • Media
No Result
View All Result
Muhammadiyah Jawa Barat
No Result
View All Result
  • Kabar Daerah
  • Kolom
  • Hukum Islam
  • Khutbah
  • Tokoh
  • Media

Home » K.H. Mas Mansur: Arsitek Pencerahan dan Sang “Sapu Kawat” dari Timur

K.H. Mas Mansur: Arsitek Pencerahan dan Sang “Sapu Kawat” dari Timur

REKSA SANDI PURNAMA by REKSA SANDI PURNAMA
August 11, 2026
in Organisasi, Uncategorized
Reading Time: 2 mins read
A A

K.H. Mas Mansur merupakan salah satu tokoh sentral dalam sejarah pergerakan Muhammadiyah yang membawa gagasan-gagasan luhur demi membebaskan umat dari belenggu kejumudan (kebekuan berpikir) menuju pencerahan akal. Lahir di Surabaya pada 25 Juni 1896, beliau tumbuh di lingkungan ulama terpandang; ayahnya, KH Mas Ahmad Marzuki, adalah imam tetap dan khatib di Masjid Agung Ampel. Kedalaman ilmu agamanya ditempa mulai dari Pesantren Demangan di bawah asuhan Kiai Kholil Bangkalan, hingga perjalanan intelektual ke Mekkah dan Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir.

Rekonstruksi Etos Melalui Langkah Dua Belas

Melalui risalah historis Langkah Dua Belas, K.H. Mas Mansur merekonstruksi etos kedisiplinan dan kemandirian intelektual sebagai fondasi utama pergerakan Muhammadiyah. Langkah ini dicetuskan saat beliau menjabat sebagai Ketua Pengurus Besar Muhammadiyah (1937-1942) sebagai respons atas ketertinggalan umat. Beberapa poin krusial dalam Langkah Dua Belas meliputi:

  • Memperdalam Masuknya Iman: Menyiarkan iman dengan dalil dan bukti hingga meresap ke hati sanubari.
  • Memperluas Paham Agama: Membuka ruang dialog dan perbandingan agar umat memahami luasnya ajaran Islam yang benar dan berguna.
  • Menuntun Amalan Intiqad: Senantiasa melakukan kritik diri dan perbaikan atas segala usaha yang dilakukan.

Pemikiran beliau secara konsisten berupaya mendialogkan kemurnian tauhid dengan rasionalitas modern agar umat Islam mampu merespons tantangan zaman secara presisi. Salah satu contoh ketajaman nalarnya adalah pandangannya mengenai bunga bank, yang ia hukumkan haram namun diperkenankan dalam kondisi darurat demi memperbaiki ekonomi umat yang saat itu memprihatinkan.

Kemerdekaan Akidah Sebagai Fondasi Bangsa

Bagi K.H. Mas Mansur, kemerdekaan fisik dari penjajahan harus selalu didahului oleh kemerdekaan akidah dari jerat taklid dan penyesatan. Beliau percaya bahwa melalui fondasi akidah yang merdeka, umat dapat memiliki daya kritis dan prinsip yang kokoh. Hal ini ia praktikkannya melalui pembentukan majelis diskusi Taswir al-Afkar bersama K.H. Abdul Wahab Hasbullah untuk membangkitkan pemuda dari kekolotan.

Kiprah politiknya pun sangat luas, mulai dari memprakarsai berdirinya Majlis Islam A’la Indonesia (MIAI) hingga menjadi bagian dari tokoh Empat Serangkai bersama Soekarno, Mohammad Hatta, dan Ki Hadjar Dewantara. K.H. Ahmad Dahlan sendiri pernah menjuluki beliau sebagai “Sapu Kawat dari Jawa Timur” karena keberhasilannya dalam melakukan pemurnian ajaran Islam.

Kepemimpinan yang Disiplin dan Progresif

Di bawah kepemimpinannya, Muhammadiyah mengalami transformasi administratif yang signifikan. Beliau menekankan disiplin organisasi dengan memastikan sidang diadakan tepat waktu dan memindahkan penyelesaian urusan organisasi dari rumah-rumah pribadi ke kantor resmi. Beliau juga mempelopori gagasan perangko amal untuk mendanai pembangunan sarana ibadah, sekolah, dan rumah sakit. Di bidang sosial, beliau merintis layanan kesehatan di Surabaya untuk menekan angka kematian bayi dan penyakit kelamin, yang menjadi cikal bakal PKU Muhammadiyah.

Warisan Peradaban Islam Masa Kini

Nilai-nilai ketajaman nalar dan keberanian berekspresi yang dicontohkan oleh K.H. Mas Mansur selayaknya menjadi pijakan utama dalam melangkah dan membangun pergerakan peradaban Islam masa kini. Beliau wafat dalam tahanan NICA pada 25 April 1946 setelah tetap berjuang meski dalam keadaan sakit. Atas jasa-jasanya bagi agama dan negara, pemerintah menetapkannya sebagai Pahlawan Nasional Indonesia pada tahun 1964.

Melalui refleksi atas sejarah beliau, warga Muhammadiyah, khususnya di Jawa Barat, diajak untuk terus menghidupkan semangat modernisme Islam yang moderat, cerdas, dan disiplin dalam menghadapi dinamika zaman yang terus berubah. (Reksa)

Tags: IndonesiaMasmansyurMuhammadiyah
ShareTweetSendShareShare
Previous Post

Kopdar SUMU Jawa Barat 2026: Industrialisasi Satu-Satunya Eskalator Menuju Kemakmuran

Next Post

Dr. Dikdik Dahlan Lukman: Kiai Muhammad Sudja Pelopor Profesionalisasi Pelayanan Umat

Baca Juga

Hadapi Era AI, PDM Kota Depok Beri Penguatan Guru-Guru Muhammadiyah se-Kota Depok
Depok

Hadapi Era AI, PDM Kota Depok Beri Penguatan Guru-Guru Muhammadiyah se-Kota Depok

September 18, 2026
Pesan Ketua PP Muhammadiyah di Wisuda UM Bandung: Lulusan Harus Terus Belajar dan Adaptif
Bandung

Pesan Ketua PP Muhammadiyah di Wisuda UM Bandung: Lulusan Harus Terus Belajar dan Adaptif

September 15, 2026
Wakil Ketua PWM Jabar Dorong Lulusan UM Bandung Jadi Cendekiawan Pembawa Perubahan
Kolom

Wakil Ketua PWM Jabar Dorong Lulusan UM Bandung Jadi Cendekiawan Pembawa Perubahan

September 14, 2026
Majelis PAUD Dasmen PWA Jawa Barat Gelar Rapat Konsolidasi Wilayah: Perkuat Sinergi, Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Kesejahteraan Guru
Uncategorized

Majelis PAUD Dasmen PWA Jawa Barat Gelar Rapat Konsolidasi Wilayah: Perkuat Sinergi, Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Kesejahteraan Guru

September 5, 2026
PRM Mulyasari Bahas Makna Maulid Nabi, Kemerdekaan, dan Tanggung Jawab Kebangsaan
Organisasi

PRM Mulyasari Bahas Makna Maulid Nabi, Kemerdekaan, dan Tanggung Jawab Kebangsaan

August 23, 2026
PWM Jabar Terima Wakaf Strategis untuk Penguatan Kader Ulama Muhammadiyah
Kabar UPP

PWM Jabar Terima Wakaf Strategis untuk Penguatan Kader Ulama Muhammadiyah

August 13, 2026
Next Post
Dr. Dikdik Dahlan Lukman: Kiai Muhammad Sudja Pelopor Profesionalisasi Pelayanan Umat

Dr. Dikdik Dahlan Lukman: Kiai Muhammad Sudja Pelopor Profesionalisasi Pelayanan Umat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Majelis

  • Tarjih dan Tajdid
  • Majelis Tabligh
  • Dikdasmen dan PNF
  • Pembinaan Kader dan SDI
  • Pembinaan Kesehatan Umum
  • Peminaan Kesejahteraan Sosial
  • Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata
  • Pendayagunaan Wakaf
  • Pemberdayaan Masyarakat
  • Hukum dan HAM
  • Lingkungan Hidup
  • Pustaka dan Informasi

Lembaga

  • Pengembangan Pesantren
  • Pengembangan Cabang Ranting
  • Kajian dan Kemitraan Strategis
  • Pembinaan dan Pengawasan Keuangan
  • Resiliensi Bencana
  • Amil Zakat, Infak dan Sedekah
  • Pengembang UMKM
  • Hikmah dan Kebijakan Publik
  • Seni Budaya dan Olahraga
  • Dakwah Komunitas
  • Pendamping Halal dan KHT
  • Pembinaan Haji dan Umrah
  • Bantuan Hukum dan Advokasi Publik

Ortom

  • Aisyiyah
  • Pemuda Muhammadiyah
  • Nasyiatul Aisyiyah
  • Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
  • Ikatan Pelajar Muhammadiyah
  • Tapak Suci Putra Muhammadiyah
  • Hizbul Wathon

Daerah

  • PDM Kota Cirebon
  • PDM Kab. Garut
  • PDM Kota Bogor
  • PDM Kab. Sukabumi
  • PDM Kab. Bogor
  • PDM Kab. Bandung
  • PDM Kab. Tasikmalaya
  • PDM Kota Bandung
  • PDM Kab. Indramayu
  • PDM Kab. Ciamis
  • PDM Kab. Kuningan
  • PDM Kab. Majalengka
  • PDM Kab. Sumedang
  • PDM Kab. Karawang
  • PDM Kab. Cianjur
  • PDM Kab. Purwakarta
  • PDM Kota Depok
  • PDM Kab. Subang
  • PDM Kota Cimahi
  • PDM. Kab. Cirebon
  • PDM Kota Banjar
  • PDM Kota Tasikmalaya
  • PDM Kab. Bandung Barat
  • PDM Kab. Bekasi
  • PDM Kota Bekasi
  • PDM Kab. Pangandaran
  • PDM Kota Sukabumi

Kategori

  • Opini
  • Hukum Islam
  • Khutbah
  • Tokoh
  • Media

Kabar Daerah

  • Bandung
  • Bandung Barat
  • Bekasi
  • Bogor
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Cirebon
  • Lihat lainnya

Informasi Lainnya

  • Organisasi
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Kontak

Ekosistem

  • Muhammadiyah ID
  • MASA
  • SatuMu
  • EventMu
  • BukuMu
  • SehatMu
  • KaderMu
  • LabMu

© 2024 Persyarikatan Muhammadiyah

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Organisasi
    • Anggota PWM Jabar 2022-2027
    • Keputusan Musywil PWM Jawa Barat
    • Majelis-Majelis
      • Majelis Tarjih dan Tajdid
      • Majelis Tabligh
      • Majelis Dikdasmen dan PNF
      • Majelis Pembinaan Kader dan SDI
      • Majelis Pembinaan dan Kesehatan Umum
      • Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial
      • Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata
      • Majelis Pendayagunaan Wakaf
      • Majelis Pemberdayaan Masyarakat
      • Majelis Hukum dan HAM
      • Majelis Lingkungan Hidup
      • Majelis Pustaka dan Informasi
    • Lembaga-Lembaga
      • Lembaga Pengembangan Pesantren
      • Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid
      • Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis
      • Lembaga Pembinaan dan Pengawasan Keuangan
      • Lembaga Resiliensi Bencana
      • Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah
      • Lembaga Pengembangan UMKM
      • Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik
      • Lembaga Seni Budaya dan Pengembangan Olahraga
      • Lembaga Dakwah Komunitas
      • Lembaga Pemeriksa Halal dan KHT
      • Lembaga Pembinaan Haji dan Umroh
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Kontak
  • Login

© 2024 Persyarikatan Muhammadiyah - Cahaya Islam Berkemajuan.