Semarang, Kabar Muhammadiyah Jabar— Gelaran Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lazismu 2026 yang dihelat bersamaan dengan rangkaian Muhammadiyah Zakat Summit 2026 menjadi panggung unjuk gigi bagi Lazismu Jawa Barat.
Berlangsung di Hotel Dafam Semarang pada 5–8 November 2026, perhelatan akbar ini dimanfaatkan secara maksimal oleh Lazismu Jawa Barat untuk menampilkan berbagai terobosan dan karya nyata dalam bidang pemberdayaan ekonomi umat.
Tidak sekadar berpartisipasi dalam sidang pleno dan konsolidasi organisasi, kehadiran Lazismu Jawa Barat ditandai dengan pendirian dua titik stand pameran yang memamerkan produk-produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan serta inovasi tanggap darurat kebencanaan.
Pusat Kolaborasi Nasional
Pameran dalam rangkaian Rakernas dan Muhammadiyah Zakat Summit 2026 ini dipusatkan sebagai ruang kolaborasi (collaboration space) bagi jaringan Lazismu se-nusantara.
Penanggung jawab pameran booth Hotel Dafam, Rizki Arif Prasetyo dari Lazismu Jawa Tengah, menjelaskan bahwa ajang ini dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha kecil dari berbagai daerah untuk memperluas jangkauan pasar
.
“Saya sebagai penanggung jawab dari pameran booth yang ada di Hotel Dafam. Di sini kami mempertemukan seluruh UMKM di Indonesia, baik dari Lazismu maupun Ortum yang nantinya akan mempromosikan mengenai produk-produknya,” ungkap Rizki.
Rizki merinci bahwa total terdapat 25 stand pameran yang tersebar di area dalam ruangan (indoor) maupun luar ruangan (outdoor). Berbagai macam produk lokal unggulan dari berbagai penjuru tanah air turut serta memeriahkan pameran tersebut.
“Total ada 25 stand di indoor maupun juga di outdoor. Dominan dari produk-produk untuk UMKM lokal ya, seperti kopi, seperti keripik-keripik, dan juga UMKM dari Semarang seperti bandeng presto,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme lintas wilayah, termasuk keikutsertaan aktif dari kontingen Jawa Barat.
“Dari seluruh Indonesia juga ada, dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DIY, bahkan juga ada yang dari luar Jawa,” puji Rizki.
Rizki berharap kehadiran ruang kolaborasi ini diharapkan mampu membantu proses branding sekaligus mendongkrak omset penjualan para pelaku usaha agar semakin laris dan mandiri.

Lazismu Jawa Barat Borong Dua Stand Bazar
Lazismu Jawa Barat tidak tanggung-tanggung dengan memborong dua titik lokasi stand bazar sekaligus di area indoor dan outdoor Hotel Dafam Semarang.
Kehadiran dua stand ini difungsikan secara optimal untuk menampilkan hasil pendampingan ekonomi umat yang digalakkan oleh kantor wilayah maupun daerah-daerah di Jawa Barat.
Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu Jawa Barat, Endang Mahbub, menyampaikan bahwa partisipasi aktif di arena bazar ini dirancang untuk menunjukkan wujud nyata program pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
“Alhamdulillah hari ini Lazismu Jawa Barat mengikuti kegiatan Rakernas di Semarang dan kami mengikuti di pameran atau di bazar. Kami berada di tempat bazar Lazismu Jawa Barat yang menghadirkan produk-produk kerja sama dengan UMKM hasil binaan Lazismu Jawa Barat, mulai dari produk makanan, fashion, hingga makanan yang siap santap,” ujar Endang Mahbub.

Berbagai komoditas menarik seperti produk fesyen muslim, makanan ringan khas daerah, hingga kuliner praktis dipajang rapi untuk menarik minat para delegasi Rakernas.
Endang menegaskan bahwa ekspos program ini penting untuk memperlihatkan keberhasilan sinergi antara lembaga zakat dan pelaku UMKM.
“Banyak program-program kerja sama kami dengan UMKM yang juga kami hadirkan untuk nanti jadi ekspos program kerja sama Lazismu dengan UMKM yang ada di Jawa Barat, baik itu Lazismu daerah maupun Lazismu di kantor wilayah. Kami mengambil dua stand bazar, stand outdoor dan indoor yang menghadirkan produk-produk kerja sama kami,” jelasnya.
“Terima kasih, semoga ini menjadi langkah untuk memajukan UMKM bersama Lazismu. UMKM akan berjaya dan berkembang,” harap Endang.
Inovasi Ketahanan Pangan: Luncurkan Hampers Darurat Kedaruratan dan Kebencanaan
Selain memamerkan komoditas UMKM komersial, salah satu inovasi paling mencuri perhatian dari stand Lazismu Jawa Barat di Rakernas 2026 kali ini adalah peluncuran produk khusus food security atau ketahanan pangan.
Produk ini dirancang sebagai formula solusi pangan siap santap untuk menanggulangi situasi darurat, seperti bencana alam di berbagai wilayah.
Inovasi pangan tersebut dikemas secara menarik dan elegan dalam bentuk hampers ketahanan pangan. Di dalamnya memuat berbagai varian hidangan siap saji bernutrisi tinggi, higienis, dan praktis disajikan.
“Selain produk yang kami kerjasamakan dengan UMKM yang ada di Jawa Barat, kami juga membuat produk ketahanan pangan yang insyaallah ini akan membantu untuk bagaimana kegiatan-kegiatan menghadapi kondisi-kondisi kedaruratan, termasuk juga kebencanaan,” kata Endang Mahbub.
Menu makanan siap santap yang dikemas dalam hampers ketahanan pangan Lazismu Jawa Barat mencakup beragam hidangan nusantara kaya rempah, antara lain: Rendang Daging Sapi Pilihan, Nasi Kebuli Rempah, Pindang Pati, dan Rendang Tuna Balado.
Paket hampers ketahanan pangan ini tidak sekadar dipajang di etalase stand, tetapi juga dibagikan kepada seluruh jajaran peserta Rakernas Lazismu se-Indonesia. Pembagian ini berfungsi sebagai kenang-kenangan untuk para peserta.
“Produk ketahanan pangan itu kami bikin dalam satu hampers yang berisi makanan ready to eat: ada rendang, nasi kebuli, pindang patin, dan rendang tuna balado. Insyaallah ini akan kami bagikan ke seluruh peserta yang ada di Rakernas Lazismu supaya menjadi kenang-kenangan bahwa produk ketahanan pangan Lazismu siap untuk membantu kondisi kedaruratan maupun kondisi ketahanan pangan di mana pun berada,” tegas Endang Mahbub.
Penulis: Moh Aqbil







