Tuesday, October 13, 2026
  • Login
Muhammadiyah Jawa Barat
  • Kabar Daerah
  • Kolom
  • Hukum Islam
  • Khutbah
  • Tokoh
  • Media
No Result
View All Result
Muhammadiyah Jawa Barat
  • Kabar Daerah
  • Kolom
  • Hukum Islam
  • Khutbah
  • Tokoh
  • Media
No Result
View All Result
Muhammadiyah Jawa Barat
No Result
View All Result
  • Kabar Daerah
  • Kolom
  • Hukum Islam
  • Khutbah
  • Tokoh
  • Media

Home » Belajar dari Alam Bukan Sekadar Merenung, tetapi Bertindak Menjaga Lingkungan

Belajar dari Alam Bukan Sekadar Merenung, tetapi Bertindak Menjaga Lingkungan

REKSA SANDI PURNAMA by REKSA SANDI PURNAMA
October 10, 2026
in Bandung
Reading Time: 2 mins read
A A

Bandung — Alam menyimpan banyak pelajaran yang dapat membantu manusia memahami kebesaran Allah sekaligus membentuk sikap dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pengamatan terhadap makhluk hidup dan keteraturan alam, manusia bisa mengembangkan ilmu, memperkuat keimanan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

 

Pesan tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam materi pengajian rutin UM Bandung bertajuk “Belajar dari Alam” yang disampaikan dosen UM Bandung dan Wakil Ketua PWM Jawa Barat Ace Somantri di Masjid Fastabikul Khairat, lantai tiga kampus ini, pada Kamis (08/10/2026).

 

“Umat Islam harus memahami alam tidak sekadar sebagai tempat hidup. Namun, sebagai sumber pembelajaran dan bahan refleksi. Dalam perspektif Al-Qur’an, pembelajaran tidak hanya berlangsung melalui wahyu yang tertulis, tetapi melalui tanda-tanda kebesaran Allah yang terbentang di alam semesta,” ujar Ace.

 

Menurut Ace, keduanya dikenal sebagai ayat qauliyah dan ayat kauniyah. Jika wahyu memberikan petunjuk, alam menghadirkan berbagai fenomena yang dapat diamati, dipelajari, dan direnungkan.

 

Gagasan tersebut berkaitan dengan konsep ulul albab dalam QS Ali Imran ayat 190–191, yakni orang-orang yang mengingat Allah sekaligus merenungkan penciptaan langit dan bumi. Dengan demikian, umat Islam tidak hanya berarti memahami teks. Namun, mengembangkan kemampuan mengamati, berpikir kritis, dan mengambil pelajaran dari lingkungan sekitar.

 

Belajar dari lebah, semut, dan burung

 

Pelajaran dari alam dapat ditemukan dalam perilaku berbagai makhluk hidup. Lebah, misalnya, menggambarkan produktivitas dan kerja sama melalui kemampuannya menghasilkan madu yang bermanfaat bagi makhluk lain.

 

Dalam QS An-Nahl ayat 68–69, lebah menjadi bagian dari tanda kebesaran Allah yang patut direnungkan manusia. Semut juga memberikan pelajaran tentang komunikasi, kepedulian, dan tanggung jawab bersama. Sementara itu, burung menggambarkan pentingnya ikhtiar dalam mencari rezeki yang disertai tawakal kepada Allah.

 

“Nilai-nilai tersebut relevan untuk diterapkan dalam kehidupan keluarga, lingkungan pendidikan, tempat kerja, ataupun masyarakat. Produktivitas perlu berjalan bersama kerja sama, sedangkan usaha pribadi perlu diiringi kepedulian terhadap kepentingan bersama,” kata Kepala LP3K UM Bandung ini.

 

Ilmu pengetahuan dan keimanan

 

Ace juga menekankan pentingnya mengembangkan ilmu pengetahuan melalui pengamatan dan perenungan. Keteraturan alam dapat mendorong manusia untuk melakukan penelitian, menemukan pengetahuan baru, dan mengembangkan inovasi yang bermanfaat bagi kehidupan.

 

Dalam kerangka tersebut, aktivitas ilmiah tidak harus dipisahkan dari refleksi keagamaan. Pengetahuan dapat menjadi jalan untuk memperluas pemahaman tentang alam sekaligus memperkuat kesadaran manusia terhadap tanggung jawabnya sebagai makhluk Allah.

 

Ace juga mengingatkan pentingnya keseimbangan atau mizan. Manusia perlu menyadari bahwa dirinya merupakan bagian dari alam sehingga pemanfaatan sumber daya tidak boleh mengabaikan keberlangsungan kehidupan.

 

Kesadaran tersebut menuntut manusia untuk bersikap bersyukur, rendah hati, dan bertanggung jawab dalam menggunakan berbagai nikmat yang tersedia.

 

Menurut Ace, kedudukan manusia sebagai khalifah memiliki tanggung jawab menjaga bumi. Al-Qur’an Surah Al-A’raf ayat 56 mengingatkan manusia agar tidak membuat kerusakan di bumi setelah Allah memperbaikinya. Sementara itu, QS Ar-Rum ayat 41 mengaitkan kerusakan di darat dan laut dengan perbuatan manusia.

 

Pesan tersebut relevan dengan berbagai persoalan lingkungan saat ini, mulai dari penumpukan sampah plastik hingga kerusakan hutan dan perubahan iklim. Kepedulian terhadap lingkungan karena itu tidak cukup berhenti pada pengetahuan atau ajakan moral. Nilai tersebut perlu diwujudkan melalui kebiasaan sehari-hari.

 

“Kita dapat memulainya dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menghemat air dan energi, menjaga kebersihan lingkungan, serta menanam dan merawat pohon. Dalam perspektif Islam, menanam pohon yang buahnya dimanfaatkan manusia atau hewan juga memiliki nilai sedekah,” tandas Ace.

 

Ace mengingatkan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari ibadah yang bermanfaat bagi makhluk hidup. Belajar dari alam juga bukan sekadar mengenali ciptaan Allah, melainkan menumbuhkan tanggung jawab untuk memanfaatkan ilmu secara bijaksana dan menjaga kelestarian lingkungan.*

 

*Kontributor: Feri Anugerah

ShareTweetSendShareShare
Previous Post

Lewat Pipanisasi, Warga Dusun Ciputih Akhiri Derita Krisis Air

Next Post

Lewat Baitul Arqam, PDM Sumedang Perkuat Pemahaman Ideologi Guru Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah

Baca Juga

Angkat Isu Sesar Lembang, Pelajar SMA Muhammadiyah 4 Kab. Bandung Raih Juara 2 Poster Geologi 2026
Bandung

Angkat Isu Sesar Lembang, Pelajar SMA Muhammadiyah 4 Kab. Bandung Raih Juara 2 Poster Geologi 2026

October 4, 2026
Bawa Pulang Wawasan dan Semangat Baru, Antusiasme Peserta Warnai Rakor Lazismu se-Jawa Barat
Bandung

Bawa Pulang Wawasan dan Semangat Baru, Antusiasme Peserta Warnai Rakor Lazismu se-Jawa Barat

October 2, 2026
Perkuat Tata Kelola dan Kinerja Lembaga, Lazismu Jawa Barat Gelar Rapat Koordinasi Manajer se-Jawa Barat
Bandung

Perkuat Tata Kelola dan Kinerja Lembaga, Lazismu Jawa Barat Gelar Rapat Koordinasi Manajer se-Jawa Barat

October 2, 2026
Hangatnya SASADU: Kala Sujud Dhuha dan Sepiring Sarapan Gratis Menyapa Lansia Bandung
Bandung

Hangatnya SASADU: Kala Sujud Dhuha dan Sepiring Sarapan Gratis Menyapa Lansia Bandung

October 1, 2026
Semarakkan Pagi, Lazismu Jabar Gelar Program Sasadu di Masjid Mujahidin Bandung
Bandung

Semarakkan Pagi, Lazismu Jabar Gelar Program Sasadu di Masjid Mujahidin Bandung

September 30, 2026
Tingkatkan Kualitas Media Digital, Lazismu Jawa Barat Gelar Workshop Manajemen Konten
Bandung

Tingkatkan Kualitas Media Digital, Lazismu Jawa Barat Gelar Workshop Manajemen Konten

September 29, 2026
Next Post
Lewat Baitul Arqam, PDM Sumedang Perkuat Pemahaman Ideologi Guru Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah

Lewat Baitul Arqam, PDM Sumedang Perkuat Pemahaman Ideologi Guru Muhammadiyah dan 'Aisyiyah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Majelis

  • Tarjih dan Tajdid
  • Majelis Tabligh
  • Dikdasmen dan PNF
  • Pembinaan Kader dan SDI
  • Pembinaan Kesehatan Umum
  • Peminaan Kesejahteraan Sosial
  • Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata
  • Pendayagunaan Wakaf
  • Pemberdayaan Masyarakat
  • Hukum dan HAM
  • Lingkungan Hidup
  • Pustaka dan Informasi

Lembaga

  • Pengembangan Pesantren
  • Pengembangan Cabang Ranting
  • Kajian dan Kemitraan Strategis
  • Pembinaan dan Pengawasan Keuangan
  • Resiliensi Bencana
  • Amil Zakat, Infak dan Sedekah
  • Pengembang UMKM
  • Hikmah dan Kebijakan Publik
  • Seni Budaya dan Olahraga
  • Dakwah Komunitas
  • Pendamping Halal dan KHT
  • Pembinaan Haji dan Umrah
  • Bantuan Hukum dan Advokasi Publik

Ortom

  • Aisyiyah
  • Pemuda Muhammadiyah
  • Nasyiatul Aisyiyah
  • Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
  • Ikatan Pelajar Muhammadiyah
  • Tapak Suci Putra Muhammadiyah
  • Hizbul Wathon

Daerah

  • PDM Kota Cirebon
  • PDM Kab. Garut
  • PDM Kota Bogor
  • PDM Kab. Sukabumi
  • PDM Kab. Bogor
  • PDM Kab. Bandung
  • PDM Kab. Tasikmalaya
  • PDM Kota Bandung
  • PDM Kab. Indramayu
  • PDM Kab. Ciamis
  • PDM Kab. Kuningan
  • PDM Kab. Majalengka
  • PDM Kab. Sumedang
  • PDM Kab. Karawang
  • PDM Kab. Cianjur
  • PDM Kab. Purwakarta
  • PDM Kota Depok
  • PDM Kab. Subang
  • PDM Kota Cimahi
  • PDM. Kab. Cirebon
  • PDM Kota Banjar
  • PDM Kota Tasikmalaya
  • PDM Kab. Bandung Barat
  • PDM Kab. Bekasi
  • PDM Kota Bekasi
  • PDM Kab. Pangandaran
  • PDM Kota Sukabumi

Kategori

  • Opini
  • Hukum Islam
  • Khutbah
  • Tokoh
  • Media

Kabar Daerah

  • Bandung
  • Bandung Barat
  • Bekasi
  • Bogor
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Cirebon
  • Lihat lainnya

Informasi Lainnya

  • Organisasi
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Kontak

Ekosistem

  • Muhammadiyah ID
  • MASA
  • SatuMu
  • EventMu
  • BukuMu
  • SehatMu
  • KaderMu
  • LabMu

© 2024 Persyarikatan Muhammadiyah

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Organisasi
    • Anggota PWM Jabar 2022-2027
    • Keputusan Musywil PWM Jawa Barat
    • Majelis-Majelis
      • Majelis Tarjih dan Tajdid
      • Majelis Tabligh
      • Majelis Dikdasmen dan PNF
      • Majelis Pembinaan Kader dan SDI
      • Majelis Pembinaan dan Kesehatan Umum
      • Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial
      • Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata
      • Majelis Pendayagunaan Wakaf
      • Majelis Pemberdayaan Masyarakat
      • Majelis Hukum dan HAM
      • Majelis Lingkungan Hidup
      • Majelis Pustaka dan Informasi
    • Lembaga-Lembaga
      • Lembaga Pengembangan Pesantren
      • Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid
      • Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis
      • Lembaga Pembinaan dan Pengawasan Keuangan
      • Lembaga Resiliensi Bencana
      • Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah
      • Lembaga Pengembangan UMKM
      • Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik
      • Lembaga Seni Budaya dan Pengembangan Olahraga
      • Lembaga Dakwah Komunitas
      • Lembaga Pemeriksa Halal dan KHT
      • Lembaga Pembinaan Haji dan Umroh
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Kontak
  • Login

© 2024 Persyarikatan Muhammadiyah - Cahaya Islam Berkemajuan.