BANDUNG — Raut antusiasme dan semangat terpancar dari para manajer serta perwakilan Lazismu daerah saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dan Asesmen se-Jawa Barat yang berlangsung di Kantor Lazismu Jawa Barat, Bandung pada Kamis (01/10/2026).
Forum tahunan ini menjadi ajang penting bagi para pejuang amil di daerah untuk saling merefleksikan kinerja, menimba ilmu, dan memperkuat koordinasi lembaga.
Bagi para peserta, forum ini tidak sekadar agenda rutin tahunan, melainkan ruang belajar dan tempat menyerap inspirasi guna memperbaiki tata kelola serta pelayanan zakat di daerah masing-masing.
Refleksi dan Motivasi Memperbaiki Tata Kelola Daerah
Kehadiran para perwakilan daerah membawa beragam cerita dan komitmen positif. Perwakilan dari Lazismu Kabupaten Bekasi, Riswanto, mengungkapkan rasa syukurnya dapat berpartisipasi langsung dalam rangkaian asesmen dan rapat koordinasi kali ini.
Menurut Riswanto, proses asesmen yang dijalani memberikan gambaran jernih mengenai poin-poin evaluasi penting dalam tata kelola manajemen di wilayahnya.
“Kegiatan asesmen dan rakor hari ini sangat luar biasa dan benar-benar membuka pemahaman kami. Kami bisa menemukan berbagai kekurangan dari sisi tata kelola, sekaligus mendapatkan masukan dan materi yang luar biasa dari para pemateri,” ujarnya.
“Sepulang dari acara ini, saya jauh lebih termotivasi untuk mempraktikkan ilmu yang didapat dan merealisasikannya bersama rekan-rekan di kantor layanan Lazismu Kabupaten Bekasi,” tambahnya.

Riswanto. Dok: Pribadi.
Wawasan Baru untuk Pelayanan yang Lebih Unggul
Kesan mendalam juga dirasakan oleh peserta dari lini operasional keuangan. Siti Nur Asyiah (yang akrab disapa Asih), Staf Keuangan Lazismu Kota Cirebon, menyebutkan bahwa rakor ini memberikan kesegaran dan energi baru bagi para staf di daerah.
“Alhamdulillah, melalui kegiatan ini kami bisa mendapatkan wawasan yang lebih luas, pemateri yang menginspirasi, serta motivasi dan semangat baru. Kami menyadari bahwa keberhasilan lembaga sangat bergantung pada kemauan kita bersama untuk mau memperbaiki sistem dan koordinasi.”
“Harapannya Lazismu bisa terus maju dan menjadi tempat yang sangat bermanfaat, baik bagi para aghniya maupun masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Siti Nur Asyiah. Dok: Pribadi.
Menyiapkan Langkah Nyata di Daerah Masing-Masing
Semangat dan komitmen para peserta ini disambut hangat oleh Manajer Area Lazismu Jawa Barat, Sani Sonjaya. Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas dan kompetensi para manajer serta staf di daerah merupakan kunci utama dalam mewujudkan Lazismu Jawa Barat yang unggul dan masuk dalam jajaran Top 3 Nasional.
Sebagai tindak lanjut dari antusiasme peserta, Lazismu Jawa Barat juga telah menyiapkan workshop susulan untuk merancang rencana aksi jangka pendek dalam tiga bulan ke depan. Langkah ini memastikan seluruh hasil pembelajaran dan rekomendasi peserta dari rakor dapat langsung diimplementasikan menjadi aksi nyata di lapangan.
Penulis: Moh Aqbil







