BANDUNG — Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Jawa Barat menggelar aksi kepedulian sosial bertajuk Program Fidyah dengan membagikan 1.000 porsi makanan gratis bagi para pejuang nafkah.
Kegiatan ini berlangsung di area Masjid Raya Mujahidin, Jalan Sancang No. 06, Bandung, pada Rabu (23/9/2026).
Program ini menyasar masyarakat yang menggantungkan hidupnya di jalanan dan sekitar kawasan masjid, seperti pengemudi ojek online, pedagang kecil, petugas kebersihan, hingga pekerja harian lepas.

Masyarakat memadati masjid Raya Mujahidin mengantre mengambil kupon. Dok: Lazismu Jabar.
Selain membantu pemenuhan gizi para pekerja tangguh, aksi sosial ini juga mengusung misi pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
Dalam pelaksanaannya, setiap penerima manfaat dibekali empat lembar kupon nominal Rp5.000 (total Rp20.000) yang bebas digunakan untuk memilih aneka jajanan hingga makanan berat dari 16 UMKM binaan Lazismu Jabar.
Menu yang disajikan sangat beragam, mulai dari makanan berat seperti Nasi Timbel Mujahidin, Nasi Kuning, Bubur Ayam, Kupat Tahu Petis, dan Mie Ayam; jajanan khas seperti Baso Tahu, Batagor, Cimol, Cireng Bumbu, Risol, dan Cakue; hingga pilihan kesegaran seperti Kopi Muja, Jus Buah, Es Campur, dan Buah Potong.
Melalui sistem kupon ini, Lazismu Jabar memastikan manfaat zakat, infaq, dan fidyah tidak hanya dirasakan oleh para pejuang nafkah dalam bentuk santapan lezat, tetapi juga langsung berputar mendongkrak pendapatan para pelaku usaha kecil binaan.
Tujuan dan Harapan program
Agung Sedayu selaku manajer program dan fundraising lazismu Jabar mengatakan bahwa program berbagi makanan gratis akan terus berlanjut.
“Alhamdulillah ini semua bisa terlaksana tak lepas dari bantuan dan partisipasi para donatur. Kedepannya kita ingin program-program semacam ini bisa terus berjalan,” ujarnya.
“Sejauh ini sudah berjalan 4 kali. InsyaAllah kedepannya kami akan mengadakan lagi jajan dan makan gratis,” tambahnya.

Agung Sedayu selaku manajer program dan fundraising lazismu Jabar. Dok: Lazismu Jabar
Staf Distribusi dan Program Lazismu Jawa Barat, Anas Khoerudin, menyampaikan tujuan kegiatan ini dihadirkan sebagai bentuk kepedulian nyata sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
”Alhamdulillah hari ini Lazismu sedang melaksanakan Program Fidyah dengan memberdayakan 16 UMKM untuk 1.000 porsi jajan gratis, dengan target penerima manfaat 1.000 pejuang nafkah,” ujar Anas saat ditemui di lokasi kegiatan.

Staf Distribusi dan Program Lazismu Jawa Barat, Anas Khoerudin. Foto: Lazismu jabar
Anas berharap penyaluran fidyah berbasis pemberdayaan ini dapat memberikan dampak positif berkelanjutan bagi kedua pihak, baik pelaku usaha kecil maupun para penerima manfaat.
”Semoga program ini berjalan lancar dari awal sampai akhir dan dapat memberikan manfaat kepada pelaku usaha UMKM binaan Lazismu Jawa Barat. Untuk penerima kuponnya, semoga bahagia dan kenyang,” tutupnya.

Penjual Mie Ayam di sekitaran Masjid Raya Mujahidin, Rokiban. Dok: Lazismu Jabar
Rokiban selaku penjual Mie Ayam yang juga ikut dalam program menyatakan rasa senangnya karena program ini turut melariskan dagangannya.
“Tentang program ini sangat menyenangkan dan senang sekali karena sangat terbantu penjualan menjadi lebih bagus. Kami senang sekali, mudah-mudahan kedepannya lebih banyak lagi untuk penjualannya,” ucap Rokiban.
*Penulis: Moh Aqbil
Editor: Reksa Sandi






